Siapa bilang Jogja istimewa?

 Sejujurnya agak takut mengangkat topik ini,tapi bodoamatlahhh🀪

Dilihat dari judulnya sudahh terlalu offside,Bukan karna tanpa alasan,tapi emang kenyataannya yang mungkin disini teman teman masih belum tau,jadi saya akan menjelaskan sedikit kenapa blog ini bisa berjudul “Siapa bilang jogja istimewa?”

Siapa sih yang ga kenal Jogja yang (katanya) istimewa itu? Hampir semua orang tau,dan terkenal juga dengan sebutan kota pelajar. Asal usul kenapa provinsi Jogja bisa mendapat gelar/sebutan ”Istimewa” karena peran Kesultanan yang luar biasa besar dalam mendukung Republik Indonesia merdeka. Setidaknya ada 250 bukti sejarah bahwa Yogyakarta berjuang sebelum dan sesudah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Eitsss tapi itu dulu,beda jauh dengan kondisi sekarang.mari kita bahas satu-satu.

1. Salah satu provinsi dengan ketimpangan tertinggi diIndonesia.

Bisa dibayangkan kalo UMR(upah minimum regional) Jogja pada tahun 2021 aja masih 2jt lebih dikit. Kenapa bisa begini? Bukan karna harga kebutuhan pokok yang (katanya) murah-murah,bandingkan saja sebungkus oreo diJogja sama diJakarta,apakah sama?sama kan? Pasti sama. Begitu juga dengan harga makanan/barang lainya seperti;minyak goreng,beras,daging,sikat gigi,rokok,bensin,gas,pepsodent,hp, laptop,shampo,motor,mobil,DLL. Tapi kenapa UMR Jogja dan UMR jakarta beda jauh, bahkan 2×lipat dari UMR Jogja? singkatnya, pengambilan kebijakan UMR dan pengusaha yang terdampak akan terdampak UMR tersebut adalah orang sama.

2. Tindak kasus kejahatan malam/klitih yang tinggi

Suasana Jogja siang hari dan malam hari sangat berbeda,bisa dikatakan Jogja dimalam hari seperti divideo game GTA san Andreas. Terutama ditempat dan jam-jam rawan. Contohnya jam 1malam keatas di Ring road Jogja. Klitih adalah sekumpulan orang/Genk pelajar SMA/SMK dijogja yang in kerjaan,lebih sering beraksi dimalam minggu,mereka melukai bahkan membunuh orang dengan target random/acak,sangat bertolak belakang dengan sebutan “kota pelajar”. Kalo tidak percaya silahkan cek grub Facebook “info cegatan jogja” disana selalu update berita tentang kenakalan remaja tersebut.

3. Penggunaan dana keistimewaan yang tidak optimal

Apa itu dana keistimewaan (danais)?Dana Keistimewaan DIY adalah dana yang berasal dari Anggaran dan Belanja Negara(APBN) yang dialokasikan untuk dana wewenang dan merupakan bagian dari dana Transfer Ke Daerah dan Dana Desa. Sebelum lanjut ke pembahasan utamanya,berapa sih danais yang diperoleh?kita ambil data tahun 2020 dan 2021,dengan total 2,6 trliun atau 1,3 triliun/tahun.jumlah yang sangat besar menurut ku. Tapi dengan danais sebesar itu apakah apakah digunakan dengan bijak? TENTU SAJA TIDAKKKK, ketika wabah corona melanda Jogja masih sempat sempatnya membangun pagar alun-alun senilai 2,3miliar,beli 2hotel dikawasan malioboro senilai 170miliar, revitalisasi tugu senilai 9,5miliar dll,sebuah angka yang fantastis untuk keperluan yang tidak terlalu berguna dimasa pandemi,disisi sebaliknya ada keperluan yang lebih urgent ketimbang mageri alun-alun, rumah sakit dijogja semua penuh hingga pasien harus rela dirawat ditenda darurat,terlebih lagi sempat terjadi kelangkaan tabung oksigen dirumah sakit jogja.yang jadi pertayaan kenapa KPK belum berani menyelidikti penggunaan danais yang belum terasa manfaatnya untuk kesejahteraan wargannya? TIDAK ADA YANG TAU

Ohh ya, untuk teman teman yang punya tips and tricks menghindari klitihh silahkan komen dibawah ya^^


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Menguatkan Iman di Belantara Harga Diskon dan Racun Belanja Online

Rekomendasi tempat untuk menikmati kesedihan diJogja untuk kaum ndosor